INI Pendapat JONRU Tentang Kasus Mirna dan Jessica


Dari sisi kemanusiaan, kita tentu ikut berduka cita atas meninggalnya seseorang, terutama karena kasus pembunuhan. Tak ada alasan kita untuk tidak peduli atau bahkan tertawa atas musibah yang tragis seperti itu. Kita tentu prihatin, ikut menangis, ikut menyesali, kenapa itu sampai terjadi.

Namun mari kita bahas kasus Mirna dan Jessica dari sudut pandang jurnalistik.

Media massa sebenarnya setiap hari dihadapkan pada banyak pilihan. Ada begitu banyak peristiwa, dan mereka bebas menentukan peristiwa mana yang akan diberitakan, dan mana yang sebaiknya tak perlu ditulis. Mereka juga bebas menentukan peristiwa mana yang harus diberitakan berulang-ulang, di-blow up sedemikian rupa agar semua orang tahu, dan peristiwa mana yang sebaiknya diberitakan dalam skala kecil saja, di halaman koran paling belakang, pojok kiri bawan. Itu pu beritanya singkat saja.
Dari segi ilmu jurnalistik, ada sebuah kaidah bernama nilai berita. Secara singkat bisa disebutkan bahwa semakin tinggi nilai berita dari sebuah peristiwa, maka semakin tinggi pula peluangnya untuk di-blow-up secara besar-besaran.
Nah, mari kita kembali ke kasus Mirna-Jessica. Sudah saya jelaskan di atas bahwa dari segi kemanusiaan kita ikut berduka cita dan sangat prihatin atas musibah ini. Namun agar tidak salah persepsi, mari kita samakan persepsi bahwa pembahasan kali in bukan soal kemanusiaan, tapi soal nilai berita.

Apakah kasus Mirna Jessica memiliki nilai berita yang tinggi?

Sejujurnya saya katakan, tidak sama sekali. Nilai beritanya sangat rendah.
Sebab mereka berdua hanyalah rakyat biasa. Mereka bukan artis, bukan anak artis, bukan pejabat, bukan anak pejabat. Kasus pembunuhan seperti itu sudah sangat sering terjadi. Sudah sangat umum. Dan sesuatu yang sudah sangat umum biasanya memiliki nilai berita yang rendah, apalagi jika orang-orang yang terlibat di dalamnya adalah rakyat biasa seperti Mirna dan Jessica.

Yang menjadi pertanyaan kita adalah:
Kenapa kasus ini terus-menerus di-blow up secara besar-besaran oleh hampir semua media?
Saya benar-benar bingung, tak berhasil menemukan alasan yang masuk akal untuk menyebut kasus ini bernilai berita tinggi. Sungguh, nilai berita Mirna Jessica sangat rendah!

Ya, ada sebuah rumus di dunia media massa:
Jika ada sebuah kejadian yang sangat tidak penting, namun oleh media terus-menerus diblow-up secara sangat gencar, maka lambat laun masyarakat akan menganggap bahwa ini berita yang sangat penting dan sangat menarik.
Inilah yang terjadi pada kasus Mirna Jessica. Aslinya ini hanya kasus yang sangat tidak penting. Namun karena media terus-menerus memblow-upnya, maka kini banyak sekali masyarakat yang membicarakannya, menganggapnya sebagai sebuah peristiwa yang sangat penting.
Bahkan mungkin kasus ini dianggap jauh lebih penting ketimbang kasus Sumber Waras dan Reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Pertanyaan terbesar kita adalah:
Apa yang menyebabkan media massa kita memblow-up kasus Mirna Jessica ini secara besar-besaran?

Ada Apa Dengan Mirna Jessica?

Entahlah. Mungkin kita harus bertanya lagi pada rumput yang bergoyang.

Jakarta, 3 Agustus 2016

Sumber : Fans Page Jonru

0 Response to "INI Pendapat JONRU Tentang Kasus Mirna dan Jessica"

Post a Comment